Festival Kuliner Ubur Ubur Teluk Saleh Digelar Perdana di Teluk Santong

11

Asisten III Bupati Sumbawa Buka Pestival Kuliner Ubur-Ubur Teluk Saleh

karantepost.com -Pelaksanaan Pestival dihadiri Bupati Sunbawa diwakili Asisten III, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbawa, Kadis Pariwisata, Camat Plampang,K.UPT Perikanan Plampang, Keoala Desa,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,Tokoh Pemuda.
Asisten III Bupati Sumbawa Ir.H.Iskandar D.M. Ec.Dev  Atas Nama Bupati Sumbawa  Dalam Sambutannya Menyatakan bahwa Kegiatan yg di Gelar Oleh Universitas 45 Matam Sangat di Apresiasi betul dan Sangat Luar biasa karena Potensi Lokal bisa di Pestivalkan sehingga Masyarakat mampu berkreasi, Jadi Ubur-Ubur bukan Hanyak Untuk diExsport Saja akan tetapi dapat dimanfaatkan untuk Masyarakat Khususnya masyarakat Teluk Saleh yang beberapa tahun ini adalah Kawasan Laut Perairan Lumbung Ubur-Ubur, dan untuk itu disarankan kepada Masyarakat dapat Merawat lingkungan supaya potensi Yang ada dapat terjaga dan dapat di Manfaatkan untuk jangka yang panjang sebagai warisan bagi anak cucu Mereka Kelak.
Selaku Pemerintah Daerah Ir.H.Iskandar D.M Ec.Dev juga Menyebutkan bahwa Potensi Ekonomi bisa semakin berkembang dan dikenal Luas Oleh Masyarakat di Daerah ini akan Keberadaan Potensi Ubur-Ubur Teluk Saleh Setelah Hiyunya Mendunia, dan Melalui Kuliner Ubur-Ubur bisa mengembangkan wilayah – Wilayah sekitar di Kabupaten Sumbawa dan Perputaran Uang yang ada bisa bermanfaat untuk Masyarakat baik itu Lingkungan Maupun Prilaku-prilaku yang akan merusak Lingkingan agar dapat dihindarkan agar dapat Lestari Harap Ir.H.Iskandar.
Bicara soal kuliner sering kali kita Jumpai, Namunn Kali ini  ada satu yang tak boleh dilewatkan, Adalah beraneka Macam Kuliner belum di Jumpai dan Kini Muncul dari Teluk Saleh, adalah Kuliner Berbahan Dari Ubur-Ubur.
Kuliner yang baru terkenal oleh Masyarakat pada tahun ini memang ditampilkan hidangan yang beda dari lainnya.
Jika biasanya Ubur -Ubur  yang dikenal dengan Nama Gulung oleh Masyarakat Sumbawa kini Menjadi suatu Inopasi bagi ibu-ibu di Kawasan Teluk Saleh Pada Pestival Isi Laiut yang Selama ini dianggap tak berguna selama ini, Namun kali ini Ubur- Ubur diracik dengan aneka Kuliner dengan siraman garam dan bumbu pedas, namun hidangan  ini  menawarkan sensasi daging ubur-ubur yang begitu lezat dan menggiurkan.
Dalam seporsi hidangannya,  berisi aneka campuran kangkung,  irisan ubur-ubur, lobak, Saos dan timun,  ubur-ubur tersebut dipotong-potong setelah direbus dengan waktu yang tak terlalu lama.
Nah, Kuliner Ubur-Ubur menjadi khas dari Teluk Saleh  ini akan di kenal luas.Sangray Ubur-Ubur Kelompok dua Desa Teluk Santong menjadi icip- icipan nomor Satu, Karena Rasanya yang begitu lezat.
Para Peserta Peracik Masakan Berbahan dasar ubur-ubur itu datang dari kecamatan Empang, Tarano dan Tuan Rumah Teluk Santong Menampilkan hasil racikannya. Pada 29/12/2019 Minggu.
“Memang untuk dagingnya tidak direbus terlalu lama agar tetap terasa teksturnya dan kami juga punya cara khusus agar bahan tersebut tidak berbau amis,” ujar Budiman, generasi ketiga atau cucu dari Encim saat ditemui Senin (28/1/2019).

Sementara Rektor Universitas 45 Mataram Dr.Ir.H.Evron Asrial M.s.i Menyatakan Kegiatan Pestival Kuliner Ubur-Ubur tidur Raksasa Teluk Saleh ini adalah Sebagai wawasan Khusus Kaum Ibu agar bisa berkreasi dalam Memanfaatkan potensi Lokal  semacam Kuliner dari Isi Laut seperti Ubur-ubur  Sehingga kedepannya Potensi Teluk Saleh bisa di Kenal habis-habisan oleh Masyarakat Luas.
Oleh Karena itu Doktor Evron  Meminta Resep Masing Kuliner yang di Tampilkan Hari ini, Menurut Evron Nanti Akan dibuatkan Bukunya dan Akan dibagikan kepada Masyarakat Teluk Saleh, dan di jelaskan bahwa nanti Akan di Exsposs Habis-habisan Sehingga orang yang ingin Menikmati Kuliner Ubur-ubur.
Menurutnya Ubur-ubur Dunia ada di Teluk Saleh  oleh Karena itu nantinya akan diinisiasi Wisata Ubur-ubur Dunia..dan kami bersama Kadis Perikanan dan Kelautan berupaya untuk pengadaan Kapal Wisata Malam hari untuk para wisatawan Menyaksikan hebohnya di tengah laut Saat Nelayan Menangkap Ubur-ubur dan Setiap Wisatawan Membayar 10 dolar oleh sebab itu nantinya lebih terang di laut daripada di daratan Teluk Santong jelasnya.

Ir.H.Iskandar  D.M. Ec. Dev Saat Menujungi Stan    sambil mencicipi  Hidangan Kulinernya
Juara  1  = Desa Teluk Santong 2 Kecamatan Plampang
Juara  2  = Desa Labu Aji 1 Kecamatan Tarano.
Juara. 3 =  Desa Labu Aji  2 Kecamatan Tarano


Reporter : Burhanuddin / Aji Rusdianto