Follow Us:
thumb

Tim LLDIKTI Wilayah VIII Lakukan MONEV Indikator Kinerja PTS di Universitas 45 Mataram

Universitas 45 Mataram menerima kunjungan dari Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Indikator Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI VIII untuk memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi serta mengevaluasi capaian indikator kinerja PTS di wilayah kerjanya. 

Dalam kegiatan tersebut, tim LLDIKTI VIII melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek pengelolaan Universitas 45 Mataram, mulai dari tata kelola perguruan tinggi, pelaporan PDDIKTI, hingga pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, tim juga melakukan diskusi bersama pimpinan universitas terkait strategi peningkatan mutu akademik dan non-akademik.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas 45 Mataram menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta pendampingan yang diberikan oleh LLDIKTI Wilayah VIII.

“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi sarana penting bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan perguruan tinggi agar sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi,” ujar Rektor.

Sementara itu, Zulkarnaen Hamka (Penelaah Teknis Kebijakan) dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga tata kelola kampus yang akuntabel dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

“LLDIKTI hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung kemajuan perguruan tinggi. Kami berharap Universitas 45 Mataram terus berinovasi dan meningkatkan kinerja institusionalnya,” tuturnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi tanya jawab serta penyampaian rekomendasi dari tim LLDIKTI VIII. Melalui kegiatan Monev ini, Universitas 45 Mataram berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kinerja institusi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat.




Komentar

blog comments powered by Disqus