Follow Us:

Agroteknologi

Program Studi Agroteknologi (S1) adalah program sarjana yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek teknologi dalam sektor pertanian. Mahasiswa dalam program ini mempelajari konsep teknis dan praktik yang berkaitan dengan produksi tanaman, perawatan tanaman, dan pengelolaan sumber daya alam dalam pertanian. Berikut adalah gambaran umum tentang apa yang akan dipelajari dalam program studi ini

  1. Dasar-dasar Pertanian: Mempelajari prinsip-prinsip dasar pertanian, termasuk budidaya tanaman dan manajemen lahan.
  2. Fisiologi Tanaman: Studi tentang proses fisiologi yang terjadi dalam tanaman, seperti pertumbuhan, perkembangan, dan respons terhadap lingkungan.
  3. Genetika Tanaman: Memahami konsep genetika dalam tanaman dan pemuliaan tanaman.
  4. Perlindungan Tanaman: Fokus pada cara mengendalikan hama, penyakit, dan gulma yang memengaruhi tanaman.
  5. Teknologi Pertanian: Terkait dengan penggunaan teknologi terkini dalam produksi tanaman, termasuk pertanian berbasis data dan pertanian berkelanjutan.
  6. Pengelolaan Lahan Pertanian: Mempelajari pengelolaan lahan dan tanah, termasuk pemupukan dan irigasi.
  7. Agroekologi: Memahami hubungan antara pertanian dan ekosistem serta cara menjaga pertanian berkelanjutan.
  8. Agribisnis: Studi tentang aspek pemasaran dan bisnis dalam pertanian.
  9. Penelitian Tanaman: Terlibat dalam penelitian untuk mengembangkan varietas tanaman yang lebih baik dan teknologi pertanian.
  10. Pertanian Berkelanjutan: Fokus pada praktik pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan.
  11. Konservasi Sumber Daya Alam: Studi tentang pemeliharaan dan pengelolaan sumber daya alam dalam konteks pertanian.
  12. Perencanaan dan Pengembangan Pertanian: Mempelajari perencanaan pertanian jangka panjang dan pengembangan usaha pertanian.

Program studi Agroteknologi bertujuan untuk melatih mahasiswa agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan teknologi modern dalam produksi pertanian. Lulusan diharapkan dapat bekerja sebagai praktisi pertanian, peneliti pertanian, konsultan agribisnis, atau pengelola usaha pertanian. Mereka juga dapat berperan dalam mengembangkan dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.